I. Pendahuluan
G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT dengan tinggi puncaknya 3332 meter dpl. Sedangkan aktivitas vulkanik hariannya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara. Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G.Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level II (Waspada) ke Level I (Normal) pada 17 Juni 2014, dan tingkat aktivitas dinaikan lagi dariLevel I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 13 November 2014.
- Januari 2015, cuaca terang-mendung, angin tenang, gunung jelas - tertutup kabut, suhu udara 19 - 32°C. Pada saat terang teramati asap kawah putih tipis hingga sedang, tekanan lemah, tinggi asap sekitar 50 – 150 meter dari puncak kawah. Terdengar suara gemuruh hingga Pos PGA.
- Februari 2015, cuaca terang-mendung, angin tenang, gunung jelas - tertutup kabut, suhu udara 19 - 30°C. Pada saat terang teramati asap kawah putih tipis hingga putih kelabu tebal, tekanan lemah, tinggi asap sekitar 50 – 200 meter dari puncak kawah, terlihat cahaya api dari kawah pada tanggal 14 Febrauri 2015, Terdengar suara gemuruh lemah-keras hingga Pos PGA.
- Maret 2015, cuaca terang-mendung, angin tenang, gunung jelas - tertutup kabut, suhu udara 19 - 31°C. Pada saat terang teramati asap kawah putih tipis hingga putih kelabu kecoklatan tebal, tekanan lemah, tinggi asap sekitar 50 – 200 meter dari puncak kawah, condong ke timur dan utara. Terdengar suara gemuruh lemah-agak keras hingga Pos PGA, hampir setiap hari.
- April 2015, Cuaca terang-mendung-hujan, angin tenang, gunung jelas - tertutup kabut, suhu udara berkisar 19-32°C, pada saat terang teramati asap kawah putih kelabu-kecoklatan, tipis-tebal, tekanan lemah, tinggi asap sekitar 100 – 300 meter dari puncak kawah. Terdengar suara gemuruh lemah-agak keras hingga Pos PGA, hampir setiap hari. Terlihat cahaya api pada tanggal 12 April 2015.
- Mei 2015, Cuaca terang-mendung-hujan, angin tenang, gunung jelas - tertutup kabut, suhu udara berkisar 17-29°C, pada saat terang teramati asap kawah putih - kelabu, tipis-sedang, tekanan lemah, tinggi asap sekitar 100 – 300 meter dari puncak kawah. Terdengar suara gemuruh lemah – agak keras hingga Pos PGA pada 18, 19, 21 dan 24 Mei 2015.
- 1 – 28 Juni 2015, Cuaca terang-mendung-hujan, angin tenang - sedang dari selatan dan utara, gunung jelas - tertutup kabut, suhu udara berkisar 18-29°C, pada saat terang teramati asap kawah putih tipis - tebal, tekanan lemah, tinggi asap sekitar 25 – 300 meter dari puncak kawah. Terdengar suara gemuruh lemah-keras hingga Pos PGA pada tanggal 21 dan 28 Juni 2015. Terlihat cahaya api pada tanggal 25 dan 28 Juni 2015.
- Januari 2015, terekam getaran tremor menerus dengan amplituda 1 – 33 mm (dominan 19 mm) dari tanggal 1 – 12 Januari 2015 dan dari tanggal 13 – 31 Januari 2015 getaran tremor tidak menerus 1660 kali dengan amplituda maksimum 6 -32 mm, 1 (satu) kali Gempa Vulkanik Dankal (VB), dan 29 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
- Februari 2015, terekam 3409 kali Gempa Tremor dengan amplituda maksimum 2 – 32 mm, 24 kali gempa Vulkanik dangkal (VB), dan 25 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
- Maret 2015, terekam 4781 kali Gempa Tremor dengan amplituda maksimum 1,5 – 32 mm, 49 kali gempa Vulkanik Dangkal (VB), 2 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 2 kali Gempa Tektonik Lokal (TL) dan 27 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
- April 2015, 6 kali Gempa Hembusan, terekam 4016 kali Gempa Tremor dengan amplituda maksimum 1,5 – 32 mm, 3 kali gempa Vulkanik Dangkal (VB), 16 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
- Mei 2015, terekam 3538 kali Gempa Tremor dengan amplituda maksimum 1.5 – 32 mm, 1 kali Gempa Vulkanik dalam (VA), 1 kali Gempa Tektonik Lokal (TL) dan 25 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
- 1 – 29 Juni 2015 (hingga Pukul 06:00 WIB), terekam 2617 kali Gempa Tremor dengan amplituda maksimum 1 – 32 mm namun sejak 21 Juni hingga saat ini Tremor menjadi menerus dengan amplituda rata-rata meningkat terus dari 11 hingga 21 mm, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 4 kali Gempa Tektonik Lokal (TL) dan 18 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).
Selama periode Januari – 28 Juni 2015 gempa yang terekam di Pos PGA Raung, terdiri dari : Gempa Tremor, Gempa Vulkanik, dan Gempa Tektonik. Gempa Tremor mulai menerus mulai terekam periode Desember 2014 hingga 12 Januari 2015, dan mulai tanggal 13 Januari – 1 Maret 2015 Gempa Tremor tidak menerus (Lampiran 1), namun sejak 21 Juni hingga saat ini Gempa Tremor kembali menerus yang diikuti oleh kecenderungan naik tajam nilai Realtime Seismic Amplitude Measurement (RSAM) (Lampiran 2).
IV. Potensi Bencana
- Ancaman erupsi berupa material vulkanik yang sebaran materialnya berupa aliran lava, hujan abu lebat dan lontaran batu (pijar) di sekitar kawah dalam radius 3 km dari pusat erupsi. Sedangkan wilayah diluar 3 km dari pusat erupsi merupakan kawasan yang berpotensi terlanda hujan abu, bergantung arah dan kekuatan angin.
- Terjadi peningkatan aktivitas letusan abu dan lontaran material pijar di kawah puncak serta kegempaan Tremor sejak tanggal 21 Juni 2015. Amplituda Tremor meningkat terus secara signifikan sampai hari ini pukul 06.00 WIB dengan amplituda rata-rata 21 mm. Berdasarkan hasil pengamatan kegempaan dan visual serta analisis data,maka tingkat aktivitas G. Raung terhitung tanggal 29 Juni 2015, pukul 09.00 WIB dinaikan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Tingkat aktivitas G. Raung akan diturunkan/dinaikkan jika terjadi penurunan/ peningkatan aktivitas vulkanik. Pemantauan secara intensif terus dilakukan guna mengevaluasi aktivitas G. Raung, serta pemahaman akan aktivitas G. Raung harus tetap dilakukan secara intensif melalui kegiatan sosialisasi tentang ancaman aktivitas erupsi G. Raung.
VI. Rekomendasi
Sehubungan dengan satus Level III (Siaga) G. Raung, maka direkomendasikan :
- Masyarakat di sekitar G. Raung dan pengujung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan mendekati kawah yang ada di puncak G. Raung dalam radius 3 km dari pusat kawah aktif.
- Masyarakat di sekitar G. Raung tetap tenang, tidak mendengarkan isu-isu tentang letusan G. Raung. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Propinsi Jawa Timur (BPBD) dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember (BPBD Kabupaten) tentang aktivitas G. Raung.
- Pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Raung di Kp. Manggaran, Ds. Sumber Arum, Kecamatan Songon, Kabupaten Banyuwangi atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.
Lampiran 1 :
Lampiran 2 :